Silahkan daftarkan perusahaan/usaha anda pada Online Single Submission (OSS) dengan Url http://oss.go.id
 
 
 
 
 
 
 
 
Username :
Password :
 
 
 
 
 

Anda adalah pengunjung Ke :
675582
 
Calendar Script
« September 2019 »
Mn Sn Se Rb Km Jm Sa
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30
 

 

Gubri Paparkan Kesiapan Penyelenggaraan PON ke KONI Pusat

Kamis, 19 Januari 2012

JAKARTA, Gubernur Riau HM Rusli Zainal melaporkan berbagai persiapan pelaksanaan PON XVIII di Riau tahun 2012 kepada Ketua Umum KONI Tono Suratman seperti venus-venus, cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, wisma atlet, transportasi, akomodasi dan juga sarana prasarana penunjang pelaksanaan PON lainnya.

''Ini adalah pertama kali kami melaporkan kesiapan-kesiapan provinis Riau hingga saat dalam rangka menerima suatu amanah dan kepercayaan sebagai tuan rumah penyelenggraraan PON XVIII yang akan diselenggarakan Serptember nanti kepada Ketum KONI yang baru,'' kata Rusli di Jakarta, Rabu (18/1/2012).

Menurut Gubri, kesiapan Riau sebagai tuan rumah PON XVIII sudah mencapai 96 persen, termasuk venus-venus olahraga yang dibangun di ibukota provinsi dan kabupaten/kota di provinsi Riau. ''Secara keseluruhan persiapan kita sudah mencapai 96 persen. Khusus untuk main stadium dengan kapasitas 43 ribu sudah mendekati 100 persen, tinggal pekerjaan panataan kawasan dan lainnya,'' katanya.

Gubri berharap pada Juli-Agustus 2012 semua venus dan fasilitas olahraga PON di seluruh kabupaten/kota selesai pengerjaannya. ''Kami terus melakukan rapat kordinasi dengan bupati dan walikota secara kontinyu sekaligus melakukan evaluasi untuk melihat perkembangan progres fisiknya. Kami minta tidak boleh ada lagi yang belum dipersiapkan, diprogramkan dan dianggarakan,'' katanya.

Sedangkan terkait soal penataan venus PON Riau berbeda dengan Jakabaring, Sumatera Selatan saat penyelenggraan Sea Games akhir tahun 2011 lalu yang terpusat pada satu kawasan. Tapi venus-venus PON Riau termasuk asarama atlet di bangun mayoritas berada di kawasan kampus yang ada di Riau, sehingga tidak berada satu tempat.

''Seperti main stadium kami bangun di kampus Univernistas Riau (UR). Kemudian beberapa venus dibangun di UIR, UIN dan Unilak. Sehingga diharapkan setelah PON selesai dapat dimanfaatkan, baik menunjang dunai pendidkkan dan juga olahraga,'' katanya.

Gubri juga memastikan tempat penginapan para undangan dan tamu lainnya yang ingin menyaksikan pelaksanaan PON bias tertampung dan teratasi dengan adanya beberapa hotel berbintang di negeri lancing Kuning tersebut.

''Riau saat ini sudah memiliki tiga hotel bitanga 5, delapan bintang 4 serata beberapa hotel bintang tiga, dengan jumlah 12 ribu kamar dan menampung sebanyak 21 ribu. Saat ini ada juga hotel dalam kontruksi, dan diharapkan sebelum PON sudah bisa selesai dan difungsikan. Jadi, kami percaya untuk akomodasi khususnya tempat penginapan,'' katanya.

Sementara terkait pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG) pada 2013 yang 57 negara dari 17 Cabor yang dipertandingakan, Gubri menambahkan, ISG tidak hanya mempertandingkan cabang olah raga tapi juga seni budaya negara-negara OKI dan lain-lain. ''Di samping olahraga, ISG juga akan menampikan seni budaya dari Negara-negara Islam dan juga ekonomi forum, seperti invetsasi dan lainnya,'' katanya.

Menanggapi hal ini Tono Suratman menyambut baik dan apresiasi terhadap persiapan dan kesiapan Riau sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON XVIII yang akan digelar pertengahan tahun ini. "Saya sudah mendapat laporan mengenai persiapan dan kesiapan Riau untuk menyelenggarakan PON nanti. Semoga berjalan dengan baik, lancar dan sesuai apa yang kita inginkan bersama, baik pemerintah maupun masyarakat," kata Tono Suratman.

Tono juga menyebutkan bahwa Riau akan dijadikan nantinya sebagai sentra olahraga dan pusat pembinaan atlet nasional untuk menghadapi berbagai ivent olahraga internasional, seperti Sea Games, Asian games dan Olimpiade.(riauterkini.com)

 
1.Izin Lembaga Pelatihan Kerja
2.Izin Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta (LPTKS)
3.Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
4.Izin Mendirikan Rumah Sakit Tipe C dan D
5.Izin Operasional Klinik (Pratama dan Utama)
6.Izin Operasional Rumah Sakit Tipe C dan D
7.Izin Pembukaan Cabang Kantor Koperasi
8.Izin Pendirian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
9.Izin Pendirian Pendidikan Non Formal
10.Izin Pendirian Satuan Pendidikan
11.Izin Pengelolaan Sampah
12.Izin Penyelenggaraan Angkutan Orang (Dalam Trayek Perdesaan dan Perkotaan)
13.Izin Penyimpanan Sementara Limbah B3
14.Izin Reklame
15.Izin Rumah Sakit/Klinik Hewan
16.Izin Toko Alat Kesehatan
17.Izin Tukang Gigi
18.Izin Usaha Industri (IUI)
19.Izin Usaha Kawasan Industri
20.Izin Usaha Perkebunan (IUP)
21.Izin Usaha Perkebunan Untuk Budidaya (IUP-B)
22.Izin Usaha Perkebunan Untuk Pengolahan (IUP-P)
23.Izin Usaha Pusat Perbelanjaan (IUPP)
24.Izin Usaha Simpan Pinjam
25.Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS)
26.Persetujuan Komitmen Izin Lokasi (IL)
27.Persetujuan Komitmen Izin Pembuangan Air Limbah
28.Persetujuan Komitmen Izin Toko Obat
29.Persetujuan Komitmen Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK)
30.Persetujuan Komitmen Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
31.Persetujuan Komitmen Tanda Daftar Gudang (TDG)
32.Persetujuan Komitmen Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP)
33.Sertifikat Laik Fungsi Bangunan
34.Surat Izin Apotik (SIA)
35.Surat Izin Penyelenggaraan Optikal
36.Surat Izin Penyelenggaraan Radiologi Diagnostik
37.Surat Izin Praktik Ahli Teknologi Laboratorium Medik
38.Surat Izin Praktik Apoteker
39.Surat Izin Praktik Apoteker
40.Surat Izin Praktik Bidan
41.Surat Izin Praktik Dokter
42.Surat Izin Praktik Dokter Hewan
43.Surat Izin Praktik Farmasi
44.Surat Izin Praktik Fisioterapis
45.Surat Izin Praktik Fisioterapis
46.Surat Izin Praktik Optometris
47.Surat Izin Praktik Perawat Anastesi
48.Surat Izin Praktik Radiografer
49.Surat Izin Praktik Refaksionis Optisien
50.Surat Izin Praktik Sanitarian
51.Surat Izin Praktik Teknisi Kardio Vaskuler
52.Surat Izin Praktik Tenaga Gizi
53.Surat Izin Praktik Terapis Gigi dan Mulut
54.Surat Keterangan Racun Api
55.Surat Tanda Pendaftaran Usaha Waralaba (STPUW)