Silahkan daftarkan perusahaan/usaha anda pada Online Single Submission (OSS) dengan Url http://oss.go.id
 
 
 
 
 
 
 
 
Username :
Password :
 
 
 
 
 

Anda adalah pengunjung Ke :
792110
 
Calendar Script
« February 2020 »
Mn Sn Se Rb Km Jm Sa
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
 

 

Kadisdik Kaget Angka Putus Sekolah di Riau Capai 44,36 Persen

Jumat, 06 September 2019

PEKANBARU - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau Rudyanto mengaku kaget mengetahui angka putus sekolah di daerah ini masuk urutan 10 besar nasional, berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada tahun 2018.

Dimana persentase putus sekolah anak usia 7-17 tahun di Riau berada di urutan ketiga atau 44,37 persen. Urutan pertama dan kedua yakni Banten 49,63 persen dan Jambi 46,36 persen.

''Saya juga bingung dapat darimana data itu. Karena data itu hanya menampilkan umur anak 7-17, tapi apakah angka putus sekolah terbesar ini berada di SD, SMP, atau SMA, dan berada di kabupaten/kota mana, tidak ada dirincikan,'' kata Kepala Disdik Riau, Rudyanto dilansir dari cakaplah.com terbit, Kamis (5/9/2019).

Karena itu, Rudyanto berjanji akan mengecek data tersebut di kabupaten/kota. Hal ini untuk memastikan angka putus sekolah di tingkat SD/SMP benar tidak sesuai yang terdapat di kementerian itu.

''Nanti kita akan memanggil kepala dinas pendidikan kabupaten/kota mencocokan data itu. Makanya kita cek benar ke daerah, dan kita dudukan bersama. Kan mereka juga tak mau kalau di daerahnya disebut paling banyak anak putus sekolah,'' ujarnya.

''Mungkin tidak angka putus sekolah di tingkat SD mencapai 31 persen, sementara dalam ketentuan undang-undang kita punya wajib belajar 9 tahun. Harusnya tidak ada anak putus sekolah sampai SMP. Kalau masih ada anak yang putus sekolah berarti orang tuanya lagi, karena biaya sekolah sudah digratiskan sampai SMP,'' paparnya.

''Kalau misalnya alasan orang tua tak mampu membeli baju, maka pemerintah akan memberi KIP yang digunakan untuk kebutuhan anak. Kalau alasan sekolah jauh, pemerintah wajib membangun sekolah,'' sambungnya.

Sebab menurutnya, dengan adanya program pemerintah wajib belajar 9 tahun harusnya tidak ada lagi anak putus sekolah sampai SMP.

''Apalagi tahun depan Gubernur Riau mencanangkan wajib belajar 12 tahun,'' tukas mantan Penjabat Bupati Indragiri Hilir.***(riaukarya.com)

 
1.Izin Lembaga Pelatihan Kerja
2.Izin Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta (LPTKS)
3.Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
4.Izin Mendirikan Rumah Sakit Tipe C dan D
5.Izin Operasional Klinik (Pratama dan Utama)
6.Izin Operasional Rumah Sakit Tipe C dan D
7.Izin Pembukaan Cabang Kantor Koperasi
8.Izin Pendirian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
9.Izin Pendirian Pendidikan Non Formal
10.Izin Pendirian Satuan Pendidikan
11.Izin Pengelolaan Sampah
12.Izin Penyelenggaraan Angkutan Orang (Dalam Trayek Perdesaan dan Perkotaan)
13.Izin Penyimpanan Sementara Limbah B3
14.Izin Reklame
15.Izin Rumah Sakit/Klinik Hewan
16.Izin Toko Alat Kesehatan
17.Izin Tukang Gigi
18.Izin Usaha Industri (IUI)
19.Izin Usaha Kawasan Industri
20.Izin Usaha Perkebunan (IUP)
21.Izin Usaha Perkebunan Untuk Budidaya (IUP-B)
22.Izin Usaha Perkebunan Untuk Pengolahan (IUP-P)
23.Izin Usaha Pusat Perbelanjaan (IUPP)
24.Izin Usaha Simpan Pinjam
25.Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS)
26.Persetujuan Komitmen Izin Lokasi (IL)
27.Persetujuan Komitmen Izin Pembuangan Air Limbah
28.Persetujuan Komitmen Izin Toko Obat
29.Persetujuan Komitmen Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK)
30.Persetujuan Komitmen Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
31.Persetujuan Komitmen Tanda Daftar Gudang (TDG)
32.Persetujuan Komitmen Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP)
33.Sertifikat Laik Fungsi Bangunan
34.Surat Izin Apotik (SIA)
35.Surat Izin Penyelenggaraan Optikal
36.Surat Izin Penyelenggaraan Radiologi Diagnostik
37.Surat Izin Praktik Ahli Teknologi Laboratorium Medik
38.Surat Izin Praktik Apoteker
39.Surat Izin Praktik Apoteker
40.Surat Izin Praktik Bidan
41.Surat Izin Praktik Dokter
42.Surat Izin Praktik Dokter Hewan
43.Surat Izin Praktik Farmasi
44.Surat Izin Praktik Fisioterapis
45.Surat Izin Praktik Fisioterapis
46.Surat Izin Praktik Optometris
47.Surat Izin Praktik Perawat Anastesi
48.Surat Izin Praktik Radiografer
49.Surat Izin Praktik Refaksionis Optisien
50.Surat Izin Praktik Sanitarian
51.Surat Izin Praktik Teknisi Kardio Vaskuler
52.Surat Izin Praktik Tenaga Gizi
53.Surat Izin Praktik Terapis Gigi dan Mulut
54.Surat Keterangan Racun Api
55.Surat Tanda Pendaftaran Usaha Waralaba (STPUW)